SOSIALISASI & PEMBENTUKAN KAMPUNG IKLIM

Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dkembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK. Melalui pelaksanaan ProKlim, Pemerintah memberikan penghargaan terhadap masyarakat di lokasi tertentu yang telah melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Pelaksanaan Proklim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 19/2012 tentang Program Kampung Iklim.

ProKlim dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah minimal setingkat Dusun/Dukuh/RW dan maksimal setingkat Desa/Kelurahan atau yang dipersamakan dengan itu.

KLH menerima pencalonan lokasi yang diusulkan untuk mendapatkan penghargaan ProKlim dari berbagai pihak yang mengetahui telah dilaksanakannya aksi lokal adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di suatu lokasi secara berkelanjutan.

Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup membentuk dan mencalonkan Kelurahan Kebonsari Wetan sebagai salah satu dari peserta Program Kampung Iklim (Proklim) Kota Probolinggo. Selasa (19/09/17).

KUNJUNGAN IBU WALIKOTA KE POSYANDU KENANGA RW. 4 KEL. KEBONSARI WETAN

Posyandu merupakan forum komunikasi, alih teknologi dan pelayanan kesehatan masyarakat, dari oleh dan untuk masyarakat yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini. Posyandu adalah pusat pelayanan keluarga berencana dan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan tehnis dari petugas kesehatan dalam rangka pencapaian norma keluarga kecil bahagia sejahtera

Senin (18/09/17) Ibu Hj. Rukmini Buchori, SH, M.Si Walikota Probolinggo meninjau langsung pelaksanaan Posyandu dan Pemberian Vaksin Rubella di RW.04 Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.

SOSIALISASI COKLIT

Selasa (23/08/2017) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota probolinggo melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) jumlah penduduk di seluruh Kelurahan yang ada di tiap-tiap kecamatan yang mengacu pada UU No.23 Tahun 2006 “yaitu tentang administrasi kependudukan sebagai rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan”.
Hal itu dilakukan untuk mengetahui jumlah penduduk secara akurat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo dan dihadiri oleh seluruh Ketua RT/RW.

MEDIASI WARGA

Pada hari Rabu (19/07/17) dilaksanakan mediasi masalah persengketaan sertifikat tanah milik warga RT.04/Rw.03, bertempat di Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, Lurah Kebonsari Wetan Suhari bersama Kasie. Pemerintahan Ronny Kurniawan beserta staf Kelurahan Hendrie Fauzi.
Beruntung dalam proses mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persengketaan tanah tersebut dengan cara kekeluargaan sehingga mediasi berlangsung aman dan tertib.

PENGAMANAN PERLINTASAN KERETA API TANPA PALANG

Para pengendara dan pengguna jalan yang melintas di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu bisa sedikit lega. Sebab, PT. KAI bersama Kapolresta Probolinggo bekerjasama menempatkan dua petugas jaga perlintasan, yang juga dilengkapi dengan rambu-rambu peringatan berupa early warning (Sirine Peringatan Dini).

Petugas penjaga palang pintu ini bertugas selama dua minggu, yakni H-7 sampai dengan H-7 lebaran.

Untuk itu pada hari Rabu (21/06/2017) Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal didampingi Lurah Kebonsai Wetan Suhari meninjau kesiapan di perlintasan Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran.

PENGAJIAN YASINAN RUTIN


Kamis (18/05/17) Kegiatan Pengajian Yasinan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di lingkungan Kelurahan Kebonsari Wetan. Tujuan diadakannya yasinan ini adalah untuk memakmurkan musholla, mengidupkan siar islam serta terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik di semua lapisan masyarakat.

Adapun anggota pengajian rutin ini adalah tokoh masyarakat setempat, ketua RT/RW se-Kelurahan beserta warga, babinkantibmas, babinsa dan seluruh pegawai Kelurahan Kebonsari Wetan.

LOMBA KELURAHAN BERSERI TINGKAT PROVINSI TAHUN 2017

DSC_2808 copy

DSC_2879

Kelurahan Bersih dan Lestari (Berseri), merupakan kegiatan untuk memacu pengelolaan lingkungan yang berbasis partisipasi pemerintahan kelurahan beserta aparaturnya dan masyarakat di tingkat RW, yang didukung oleh kader lingkungan – kader lingkungan di masing masing kelurahan. Kegiatan ini berkaitan erat dengan program berseri di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Program Kelurahan Berseri (Bersih dan Lestari) adalah salah satu program Pemerintah Propinsi Jawa Timur di bidang Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya kesadaran warga dan menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat Kelurahan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup sehingga dapat terwujud kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri. Adapun Kriteria penilaian dan prosentase masing-masing komponen pada lomba Kelurahan Berseri yaitu:

1. Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat (40%)
2. Pengelolaan Lingkungan Hidup (30%)
3. Pengelolaan Sumber Daya Alam (20%)
4. Presentasi (10%)

Untuk itu, Kelurahan Kebonsari Wetan menjadi salah satu peserta Lomba Kelurahan Berseri tingkat Provinsi yang dilaksanakan pada hari kamis (20/04/2017) menjadikan moment ini untuk ajang sadar lingkungan sehingga terwujud kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri.

Pembagian BPNT-PKH Kelurahan Kebonsari Wetan Tahap I

20170717_084339

20170717_084332

BPNT merupakan skema baru subsidi beras. Jika sebelumnya beras disalurkan langsung ke seluruh warga miskin, kini warga miskin yang sudah didata masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan kartu elektronik “Kombo” untuk membelanjakan beras dengan harga yang murah.

Tidak hanya beras, kartu “Kombo” juga dapat digunakan untuk membeli bahan pangan lain, misalnya minyak goreng, telur, tepung dan bahan pokok lainnya.

Namun, KPM hanya dapat membeli bahan pangan di tempat khusus bernama elektronik warung gotong royong (e-warong).

Pembagian BPNT-PKH di Kelurahan Kebonsari Wetan dilaksanakan pada hari Selasa (07/03/2017) jam 07.30 WIB sampai dengan selesai, hal ini dilaksanakan di kantor kelurahan karena Kelurahan Kebonsari Wetan tidak memiliki e-warong.

PRA MUSRENBANG KELURAHAN KEBONSARI WETAN

IMG-20170710-WA0005 (1)

IMG-20170710-WA0006

Pra Musrenbang Kelurahan Kebonsari Wetan diadakan pada tanggal 24 Pebruari 2017 pada pukul 18.00 wib di Aula Kelurahan. Pra musrenbang merupakan awal dari diadakannya musrenbang. Kegiatan ini di lakukan untuk menampung usulan dari warga yang di rekap oleh Ketua RT dan RW setempat kemudian di usulkan melalui kegiatan pra musrenbang ini. Dan nanti usulan itu akan diajukan melalui kegiatan Musrenbang Kelurahan yang akan diadakan Bulan depan. Kemudian usulan tersebut diajukan ke tingkat Kota dan akan diseleksi hingga dapat direalisasikan nanti di tahun 2018.
Pra Musrenbang ini dihadiri oleh ketua RT, ketua RW, PKK, Karang Taruna, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat dll. Usulan yang diajukan oleh masyarakat tersebut untuk pembangunan Kelurahan Kebonsari Wetan yang berupa fisik, budaya, sosial dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kegiatan Pra Musrenbang ini sangat bermanfaat untuk menampung usulan-usulan masyarakat untuk perkembangan pembangunan masyarakat.

PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) PROGRAM NASIONAL AGRARIA (PRONA)

IMG-20170710-WA0007 (1)

PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) PROGRAM NASIONAL AGRARIA (PRONA) di Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo merupakan implementasi dan nawacita / sembilan agenda prioritas Presiden dan wakil Presiden RI periode 2014-2019.
PRONA merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan ekonomi rendah sampai dengan menengah. Biaya pengelolaan penyelenggaraan PRONA seluruhnya dibebankan pada APBN pada alokasi Dipa BPN. Sedangkan biaya-biaya yang berkaitan dan alas hak / alat bukti perolehan / penguasaan tanah, patok batas, materai dan BPHTB / pph menjadi tanggung jawab peserta PRONA.
Kelurahan Kebonsari Wetan sebagai peserta kegiatan PTSL PRONA mendapatkan 200 bidang tanah peserta PRONA tetapi nanti akan ditambah lagi jika ada kelebihan kuota dari Kelurahan lain yang mendapatkan PTSL PRONA juga. Untuk diketahui bahwa Kota Probolinggo mendapatkan Kuota PTSL PRONA sebanyak 2000 bidang tanah dan kemudian dibagi ke 4 Kelurahan yaitu Kelurahan Kebonsari Wetan, Ketapang, Jrebeng Kulon dan Sumbertaman. Dan Kelurahan Kebonsari Wetan merupakan Kelurahan yang terakhir dalam pelaksanaan PTSL PRONA setelah Kelurahan lain sudah mulai selesai.