SOSIALISASI PENCEGAHAN & PENANGGULANGAN BENCANA KELURAHAN KEBONSARI WETAN

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama berbagai pihak menyelenggarakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana di Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran pada hari Rabu (15/11/2017). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo mengadakan sosialisasi dengan tujuan untuk membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana. Sosialisasi penanggulangan bencana ini turut mengundang perangkat desa (Lurah), RT/RW, tokoh masyarakat serta Tim Reaksi Cepat (TRC) serta warga sekitar Kedungasem.

Kegiatan ini merupakan penyebarluasan informasi bencana alam dan dilaksanakan dalam wujud kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana, untuk itu melalui dinas terkait pemerintah berupaya memberikan sosialisasi agar dalam suatu musibah seperti bencana banjir, masyarakat pun mengetahui bagaimana cara untuk mengantisipasi berbagai bencana yang bersifat mengancam kehidupan. Oleh karena itu melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat dalam menghadapi bencana dan mengurangi dampak atau resiko yang ditimbulkan oleh bencana alam geologi, demikian juga masyarakat dapat mengerti bagaimana memelihara lingkungan serta mencegah kerusakan lingkungan yang mengakibatkan bencana.

Pembagian BPNT – PKH Kelurahan Kebonsari Wetan Tahap III

BPNT merupakan skema baru subsidi beras. Jika sebelumnya beras disalurkan langsung ke seluruh warga miskin, kini warga miskin yang sudah didata masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan kartu elektronik “Kombo” untuk membelanjakan beras dengan harga yang murah.

Namun, KPM hanya dapat membeli bahan pangan di tempat khusus bernama elektronik warung gotong royong (e-warong).

Pembagian BPNT-PKH di Kelurahan Kebonsari Wetan tahap III dilaksanakan pada hari Selasa (10/10/2017) jam 07.30 WIB sampai dengan selesai, hal ini dilaksanakan di kantor kelurahan karena Kelurahan Kebonsari Wetan tidak memiliki e-warong.

SOSIALISASI & PEMBENTUKAN KAMPUNG IKLIM

Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dkembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK. Melalui pelaksanaan ProKlim, Pemerintah memberikan penghargaan terhadap masyarakat di lokasi tertentu yang telah melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Pelaksanaan Proklim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 19/2012 tentang Program Kampung Iklim.

ProKlim dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah minimal setingkat Dusun/Dukuh/RW dan maksimal setingkat Desa/Kelurahan atau yang dipersamakan dengan itu.

KLH menerima pencalonan lokasi yang diusulkan untuk mendapatkan penghargaan ProKlim dari berbagai pihak yang mengetahui telah dilaksanakannya aksi lokal adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di suatu lokasi secara berkelanjutan.

Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup membentuk dan mencalonkan Kelurahan Kebonsari Wetan sebagai salah satu dari peserta Program Kampung Iklim (Proklim) Kota Probolinggo. Selasa (19/09/17).

KUNJUNGAN IBU WALIKOTA KE POSYANDU KENANGA RW. 4 KEL. KEBONSARI WETAN

Posyandu merupakan forum komunikasi, alih teknologi dan pelayanan kesehatan masyarakat, dari oleh dan untuk masyarakat yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini. Posyandu adalah pusat pelayanan keluarga berencana dan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan tehnis dari petugas kesehatan dalam rangka pencapaian norma keluarga kecil bahagia sejahtera

Senin (18/09/17) Ibu Hj. Rukmini Buchori, SH, M.Si Walikota Probolinggo meninjau langsung pelaksanaan Posyandu dan Pemberian Vaksin Rubella di RW.04 Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.

SOSIALISASI COKLIT

Selasa (23/08/2017) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota probolinggo melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) jumlah penduduk di seluruh Kelurahan yang ada di tiap-tiap kecamatan yang mengacu pada UU No.23 Tahun 2006 “yaitu tentang administrasi kependudukan sebagai rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan”.
Hal itu dilakukan untuk mengetahui jumlah penduduk secara akurat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo dan dihadiri oleh seluruh Ketua RT/RW.

MEDIASI WARGA

Pada hari Rabu (19/07/17) dilaksanakan mediasi masalah persengketaan sertifikat tanah milik warga RT.04/Rw.03, bertempat di Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, Lurah Kebonsari Wetan Suhari bersama Kasie. Pemerintahan Ronny Kurniawan beserta staf Kelurahan Hendrie Fauzi.
Beruntung dalam proses mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persengketaan tanah tersebut dengan cara kekeluargaan sehingga mediasi berlangsung aman dan tertib.

PENGAMANAN PERLINTASAN KERETA API TANPA PALANG

Para pengendara dan pengguna jalan yang melintas di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu bisa sedikit lega. Sebab, PT. KAI bersama Kapolresta Probolinggo bekerjasama menempatkan dua petugas jaga perlintasan, yang juga dilengkapi dengan rambu-rambu peringatan berupa early warning (Sirine Peringatan Dini).

Petugas penjaga palang pintu ini bertugas selama dua minggu, yakni H-7 sampai dengan H-7 lebaran.

Untuk itu pada hari Rabu (21/06/2017) Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal didampingi Lurah Kebonsai Wetan Suhari meninjau kesiapan di perlintasan Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran.

PENGAJIAN YASINAN RUTIN


Kamis (18/05/17) Kegiatan Pengajian Yasinan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di lingkungan Kelurahan Kebonsari Wetan. Tujuan diadakannya yasinan ini adalah untuk memakmurkan musholla, mengidupkan siar islam serta terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik di semua lapisan masyarakat.

Adapun anggota pengajian rutin ini adalah tokoh masyarakat setempat, ketua RT/RW se-Kelurahan beserta warga, babinkantibmas, babinsa dan seluruh pegawai Kelurahan Kebonsari Wetan.

LOMBA KELURAHAN BERSERI TINGKAT PROVINSI TAHUN 2017

DSC_2808 copy

DSC_2879

Kelurahan Bersih dan Lestari (Berseri), merupakan kegiatan untuk memacu pengelolaan lingkungan yang berbasis partisipasi pemerintahan kelurahan beserta aparaturnya dan masyarakat di tingkat RW, yang didukung oleh kader lingkungan – kader lingkungan di masing masing kelurahan. Kegiatan ini berkaitan erat dengan program berseri di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Program Kelurahan Berseri (Bersih dan Lestari) adalah salah satu program Pemerintah Propinsi Jawa Timur di bidang Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya kesadaran warga dan menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat Kelurahan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup sehingga dapat terwujud kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri. Adapun Kriteria penilaian dan prosentase masing-masing komponen pada lomba Kelurahan Berseri yaitu:

1. Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat (40%)
2. Pengelolaan Lingkungan Hidup (30%)
3. Pengelolaan Sumber Daya Alam (20%)
4. Presentasi (10%)

Untuk itu, Kelurahan Kebonsari Wetan menjadi salah satu peserta Lomba Kelurahan Berseri tingkat Provinsi yang dilaksanakan pada hari kamis (20/04/2017) menjadikan moment ini untuk ajang sadar lingkungan sehingga terwujud kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri.